Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2013

Penyebab dan Dampak Gizi Buruk pada Kehamilan



Penyebab dan Dampak Gizi Buruk pada Kehamilan

Malnutrisi adalah kesalahan nutrisi yakni keadaan tubuh yang mengacu pada kekurangan maupun kelebihan gizi (Blössner dan de Onis, 2005). Malnutrisi atau gizi buruk merupakan masalah yang membutuhkan perhatian khusus terutama di negara-negara berkembang, serta mempunyai faktor risiko yang penting bagi ibu hamil dan balita (Krisnansari, 2010). Gizi buruk mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh dan menyebabkan tubuh rentan terhadap berbagai gangguan ataupun penyakit sehingga pertumbuhan dan perkembangan menjadi tidak optimal, bahkan sampai berakhir pada kematian yang akan menurunkan kualitas generasi kita selanjutnya (Krisnansari, 2010).Oleh karena itu, gizi merupakan hal yang penting pada masa kehamilan karena dengan nutrisi itulah janin bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
Gizi buruk pada ibu hamil salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan gizi seimbang pada ibu hamil. Tingkat pendidikan ibu hamil sangat mempengaruhi kemampuan penerimaan informasi gizi. Tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan ibu hamil sulit memperoleh pengetahuan atau pedoman dalam mencukupi gizi dalam dirinya maupun janin yang dikandungnya (Kusumawati dan Mutalazimah, 2004). Sebaliknya , Depkes RI (2000) menyatakan bahwa ibu hamil yang mendapatkan pengetahuan dan informasi gizi  dapat lebih selektif memilih bahan makanan bergizi serta menyusun menu seimbang sesuai dengan kebutuhan dan selera serta akan mengetahui akibat adanya kurang gizi(dikutip dalam Kusumawati dan Mutalazimah, 2004).
            Menurut kuantitas yang diperlukan tubuh , nutrisi ada dua yaitu makronutrien yakni yang diperlukan banyak oleh tubuh dan mikronutrien yang diperlukan sedikit oleh tubuh. Makronutrien contohnya protein , karbohidrat dan lemak, sedangkan mikronutrien contohnya berbagai vitamin dan mineral . Gizi atau nutrisi diperoleh janin dalam kandungan melalui placenta. Menurut Wildman (2011), plasenta adalah organ kompleks yang berfungsi sebagai  pengubung secara fisiologis , termasuk di dalamnya pendistribusian nutrisi dari ibu ke embrio atau janin yang berkembang.
Malnutrisi pada ibu hamil bisa dalam berbagai macam. Ali.,et al(2011) mengatakan bahwa salah satu defisiensi mikronutrien yaitu Fe(zat besi) merupakan salah satu gizi buruk selama kehamilan. Kekurangan zat tersebut bisa menyebabkan ibu hamil terkena anemia. Dampak tersebut berpengaruh pada ibu maupun janin selama dan setelah melahirkan. Kekurangan zat besi meningkatkan risiko pre-eclamsi atau hipertensi pada ibu hamil dan bisa menyebabkan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) pada bayi (Ali.,et al 2011).Selain itu, menurut Wagner., et al (2012) vitamin D juga berpengaruh pada perkembangan janin . Brooke et al., 1980 mengatakan bahwa defisiensi vitamin D pada ibu hamil bisa menyebabkan adanya gangguan pada janin yakni kelainan tulang pada janin, pembentukkan enamel gigi dan perkembangan janin lainnya (dikutip dalam Wagner., et al 2012). Sedangkan menurut WHO (2012), ibu hamil yang kekurangan vitamin D dihubungkan dengan peningkatan risiko pre-eclamsi dan diabetes gestasional. Contoh lain dari kekurangan mikronutrien adalah defisiensi yodium. Menurut Delange(2001), risiko bayi yang lahir dengan kekurangan zat tersebut adalah gangguan neurologis dan retardasi mental.
Sedangkan salah satu defisiensi makronutrien yang berakibat buruk pada perkambangan janin adalah kekurangan protein . Menurut Pudyani (2005), protein berperan pada perkembangan bayi pre-natal terutama pada kualitas dan kematangan tulang. Menurut Gillivary (1985) , Kekurangan protein akan menyebabkan perubahan pada timbunan asam amino,hal tersebut mengakibatkan hambatan reaksi sintesis protein sehingga menimbulkan hambatan juga dalam pembentukan matriks organik tulang. Padahal matriks organik tersebut digunakan untuk proses kalsifikasi tulang , yakni proses pengendapan kalsium dan fosfor(mineral tulang) yang digunakan untuk pertumbuhan tulang(dikutip dalam Pudyani, 2005).  
Dengan demikian gizi buruk sangat berdampak buruk pada kehamilan , baik pada ibu maupun pada janin yang dikandungnya. Oleh karena itu , ibu hamil harus menjaga kondisi fisik , misalnya makan yang bergizi sehat, meminum suplemen vitamin bila perlu, serta rajin memeriksakan kandungannya serta menjaga kondisi psikologis agar janin bisa berkembang secara normal dan optimal dan ibu hamil pun juga dalam keadaan sehat. 


*Jangan lupa menulis sitasi :)) . semoga bermanfaat !

REFERENCES :

Wildman, Derek E.2011(published on PMC 2012).Toward an integrated evolutionary understanding of the mammalian placenta. NIH Public Access.[online] Accessed on 16 Januari 2013 at 14.10 http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3437765/pdf/nihms399368.pdf
          DELANGE, F.2001. Iodine deficiency as a cause of brain damage. Postgraduate Medical Journal. [online]. Vol 77. pp.217–pp.220 Accessed on 16 Januari 2013 at 14.15    http://pmj.bmj.com/content/77/906/217.full.pdf
Pudyani, Pinandi Sri. 2005. Reversibilitas kalsifikasi tulang akibat kekurangan protein pre dan post natal. Maj. Ked. Gigi. (Dent. J.).[online]. Vol. 38. No. 3 .hal.115–119 diakses 16 Januari 2013 jam 15.00    http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/DENTJ-38-3-04.pdf
Wagner, Carol L et al., 2012 . Vitamin D and Its Role During Pregnancy in Attaining Optimal Health of Mother and Fetus. Nutrients.[online].Vol. 4.pp.208-pp.230 Accessed on 16 Januari 2013 at 16.05    http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3347028/pdf/nutrients-04-00208.pdf
A Ali, Abdel Aziem et al., 2011. Severe anaemia is associated with a higher risk for preeclampsia and poor perinatal outcomes in Kassala hospital, eastern Sudan. BioMed Central.[online]. Vol. 4:311Accessed on 16 Januari 2013 at 16.25    http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3224576/
Krisnansari , Diah . 2010. NUTRISI DAN GIZI BURUK. Mandala of Health.[online]. Vol 4, Nomor 1.hal.60-68 diakses 16 Januari 2013 jam 16.40    http://kedokteran.unsoed.ac.id/Files/Jurnal/mandala%20jan%202010%20pdf/NUTRISI%20DAN%20GIZI%20BURUK.pdf
Kusumawati, Yuli dan Mutalazimah .2004 HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN GIZI IBU DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA. Infokes.[online].Vol 8 No 1 diakses 16 Januari 2013 jam 17.05    http://eprints.ums.ac.id/528/1/infokes_8(1)_Yuli_kusumawati.pdf
World Organization Health. 2012. Vitamin D supplementation during pregnancy for the prevention and treatment of pre-eclampsia and eclampsia.[online] Accessed on 16 Januari 2013 at 21.35  http://www.who.int/elena/titles/vitamind_pregnancy/en/index.html
Blössner, Monika, and de Onis, Mercedes. 2005. Malnutrition: quantifying the health impact at national and local levels. WHO Environmental Burden of Disease Series. No. 12.[online] Accessed on 16 Januari 2013 at 21.55 http://whqlibdoc.who.int/publications/2005/9241591870.pdf
 


Jumat, 10 Agustus 2012

Neoplasma

Nah :)) ini tuh ada hubungannya sama postinganku yang 'Proto- Onkogen' . Setelah semalem rima baca buku patofisiologi #cieh , ternyata cukup 'complicated' juga hiks, tapi rima coba share dengan bahasaku sendiri :D mudah mudahan mudah dimengerti :))

Neo = baru , plasma= membran . Jadi diartikan sebagai membran/sel yang baru. Neoplasma lebih dikenal dengan sebutan tumor. Ketika sel sukses berubah menjadi sel kanker, sel tersebut mengalami beberapa peristiwa  :))

1. Anaplasia
Sel tumor yang mengalami anaplasia akan kehilangan kemampuan untuk berdiferensiasi , sehingga sel tersebut tidak dapat melakukan fungsi yang sebelumnya dapat dilakukan dan menjadi kurang mirip dengan jaringan asalnya. Makin anaplastik suatu sel tumor, maikn ganas pula sel tumor tersebut. 

2. Hilangnya penghitung waktu sel 
Suatu sel akan terus membelah sampai ketika telomer(ujung kromosom) memendek sampai ambang batas. Ketika terdapat sel tumor , terdapat sekresi enzim telomerase yang berperan menggantikan ujung telomer kromosom yang memendek pada setiap pembelahan sel. Hal ini mengacaukan sistem penghitungan sel dan imortalitas sel.

3. Kelainan inti dan sitoplasma
Sel tumor sering memperlihatkan berbagai kelainan atau kerusakan inti sel, organel sitoplasma, dan sitoskeleton.

4. Faktor angiogenesis tumor 
Adalah bahan yang disekresikan oleh sel tumor yang merangsang pembentukan pembuluh-pembuluh darah baru yang berfungsi sebagai suplai makanan dan oksigen demi kelangsungan hidup sel tumor tersebut.Dewasa ini terdapat pengobatan tumor dengan menghambat kerja faktor angiogenesis tumor. Eksperimen terakhir memperlihatkan bahwa tanpa angiogenesis tumor segera menyusut dan bahkan hilang.

5. Metastasis
Adalah pergerakan sel tumor dari suatu bagian tubuh ke bagian lain. Metastasis biasanya terjadi melalui penyebaran sel-sel tumor dari tempat awal(primer) di darah atau limfe ke tempat baru(sekunder). Saat inilah tumor berubah nama menjadi tumor ganas atau kanker dan bisa mengantarkan seseorang pada kematian :(( . 

Ini mungkin bisa didownload buat gambaran visual -->> Video kanker

Seperti yang telah disinggung no.5 di atas , tipe tumor ada dua 2 , yakni :
1. Tumor benigna : neoplasma yang terjadi pada jaringan tapi tidak menyebabkan metastasis . Tata namanya berakhiran  -oma
2. Tumor maligna : Neoplasma yang terjadi pada jaringan yang menyebabkan metastasis. Tumor maligna inilah yang disebut tumor ganas / kanker. Jika berasal dari sel epitel berakhiran -carsinoma , jika berasala sel mesenkim -carkoma


Klasifikasi histologik kanker : 





Nah ! pernah kepikiran kenapa namanya kanker ndak ? kan asalnya dari 'cancer' = kepiting. Bisa diartikan, kepiting mempunyai capit yang memungkinkan menggapai tempat yang jauh, seperti sel kanker :)) . Oke dilanjutin yaa ...

Proses Metastasis

1. Pelepasan 
Untuk bermetastasis , sel kanker haruslah keluar dari area asal(primer). Perlu diketahui , sel normal berhubungan dengan sel di sekitarnya dan jaringan matriks yang mendasarinya sehingga kemungkinan untuk lepas dari sel tersebut kecil. Jika sel normal merasa bahwa ia telah lepas dari sel di sekitarnya, maka ia akan mengalami apoptosis. Sebalkinya sel kanker tidak melekat 'adhesi' dengan sel sekitar dan matriks ekstrasel sehingga mudah terlepas. Sel kanker juga memiliki kemampuan menghasilkan bahan kimia yang sama seperti sel di sekitarnya sehingga sel kanker mampu menipu pemeriksaan internal dan berhasil lolos dalam pelaksaan apoptosis. 

2. Penyerangan 
Sel kanker akan menyebar melalui pembuluh darah atau limfe. Maka dari itu sel kanker harus menembus membran basalis . Sel kanker mengeluarkan enzim khusus yang menyerang integritas jaringan agar dapat memecahkan dinding membran basalis sehingga memperoleh akses ke sirkulasi. 

3. Penyebaran dan Penyemaian 
Sel yang telah mencapai jaringan baru akan tumbuh di tempat sekunder tersebut. Pada saat ini sel kanker akan mengeluarkan faktor angiogenesis tumor untuk membentuk kapiler-kapiler darah guna menunjang pertumbuhan sel kanker tersebut.

Sampai saat ini , belum ada penyebab secara pasti kanker itu. Namun beberapa faktor pemicu terjadinya kanker seperti faktor keturunan 'genetik' dan faktor lingkungan 'zat karsinogen'. :

Karsinogen kimia : nikotin dan tar dari rokok , zat aditif , nitrosamin , asbes , batubara , alkohol , mercury
Karsinogen fisika : radiasi sinar ultraviolet , sinar X , nuklir 
Karsinogen biologi : infeksi virus herpes simpleks tipe 2 dan papiloma (risiko kanker serviks) dan jamur Aspergillus flavus dan virus Hepatitis B (risiko kanker hati)

Nah dear :)) serem kan kanker itu x__x . Kita harus pandai merawat tubuh kita , beberapa contohnya :
1. Jangan merokok
2. Jangan minum alkohol 
3. Jangan melakukan seks bebas
4. Makan makanan yang bergizi dan rendah pengawet
5. Banyak konsumsi vitamin 
6. Banyak konsumsi buah-buahan dan sayur
7. Berolahraga dengan teratur (Wah , yang ini aku juga belum ngelakuin tuh , hiks)
8. Yang terakhir dan yang paling penting , jangan lupa berdoa untuk selalu dikasih kesehatan nih sama Allah :)) . Semoga hari hari anda selalu diberkahi oleh-Nya . Aamiin 


Daftar Pustaka

Corwin, Elizabeth J. 2009 . Buku saku ; Patofisiologi edisi 3 . Jakarta :  penerbit buku kedokteran EGC.
http://www.rachmadan.com/2012/05/mengenal-tumor-dan-kanker.html


Semoga bermanfaaat ya ! 
Terima kasih banyak , Gamsahamnida chingu :D 



Kamis, 09 Agustus 2012

Proto - Onkogen

Bismillahirahmanirahim :)) kali ini rima bakalan share yang agak berbobot dikit lah hiihih ;)) . Pernah denger onkogen ? atau Onkologi mungkin ? nah iya itu ilmu yang mempelajari tentang kanker :) . Pernah kebayang ndak gimana sel-sela kanker tumbuh di dalam tubuh kita ini , tanpa kita sadari , serem banget . Ini nih aku share :)) #semangat ngetik 

   Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang cenderung menyerang organ di sekitarnya. Sel mengalami profilerasi yang tidak terkontrol . Suatu  pembelahan sel diawali dengan pereplikasian DNA. DNA tersebut mengandung kode-kode basa nitrogen yang sangat fatal akibatnya bila terjadi mutasi. Saat DNA termutasi itulah , sel mengalami perubahan-perubahan yang tidak terkontrol sehingga bisa menyebabkan kanker . 

Singkat cerita :)) ... 
Walaupun DNA mengalami mutasi , masih ada kesempatan bagi gen pengoreksi selanjutnya disebut Gen Penekan Tumor untuk melakukan koreksi DNA tersebut , gen tersebut berperan menghasilkan protein yang memperlambat atau menghentikan barisan DNA yang telah termutasi. Gen penekan tumor juga berfungsi mengkode protein yang menyusun reseptor permukaan yang mengikat hormon atau faktor penghambat pertumbuhan. Gen ini juga berperan dalam proses apoptosis 'kematian sel terprogram'. Beberapa gen penekan tumor yang rima tahu : 

1. Gen RB
Gen ini mengkode protein pRB , protein 'rem' atau penghenti utama siklus sel. Tanpa protein ini ya , sel akan terus bereproduksi , sedangkan DNAnya sudah termutasi .

2. Gen p53 
Gen ini mengkode protein p53 , yang biasanya memantau kesehatan sel dan integritas DNA. Gen ini berkuasa atas apoptosis yakni mematikan sel yang sudah termutasi , bertanggung jawab atas pengkoreksian ulang kode DNA dan memastikan kode-kode DNA benar dan sel yang dihasilkan sehat.

Jika gen gen tersebut diatas rusak atau mengalami mutasi , maka jadilah sel yang rusak tadi akan membelah terus menerus tidak terkontrol . Bahkan bisa menyerang sel di sekitarnya . 

 Proto - Onkogen
Suatu gen normal yang berperan dalam reproduksi dan proliferasi sel. Proto-onkogen sering terlibat dalam transduksi sinyal dan eksekusi sinyal mitogenik, biasanya melalui produk-produk protein mereka. Setelah aktivasi'''', sebuah proto-onkogen (atau produk) menjadi agen merangsang tumor, onkogen. Contoh proto-onkogen RAS termasuk, NTB, MYC, ERK, dan TRK. Nah ini , jadi inilah cikal bakalnya Onkogen . Kalau sudah jadi onkogen nih , sel akan diperintah untuk menghasilkan sel-sel kanker yang lebih banyak dan luas .

emm piye ? serem ya cara kerjanya onkogen x__x . Baca postingan selanjutnya ya tentang Neoplasma :D